Masalah Umum Yang Sering Terjadi Pada Kaki Seiring Bertambahnya Usia

Tubuh akan semakin rentan terhadap penyakit karena dengan seiring bertambahnya usia, salah satunya yaitu penyakit pada kaki yang banyak dikeluhkan oleh orang tua dan lansia. Sehingga akan mengalami rasa tidak nyaman. Lalu apa saja masalah yang sering terjadi atau menyerang pada orang tua dan lansia? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Karena dengan seiring bertambahnya usia, maka tubuh tidak akan mampu lagi untuk memproduksi kolagen dengan jumlah yang banyak. Padahal kolagen tersebut merupakan protein khusus yang bertanggung jawab untuk menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit serta dapat mencegah terjadinya osteoporosis pada tulang. Selain itu kolagen juga berfungsi untuk menjaga pada kesehatan persendian. Sehingga kadar lemak tubuh juga akan ikut menurun dengan seiring bertambahnya usia.

Berikut ini masalah kaki yang umum terjadi pada lansia :

masalah kaki yang sering terjadi seiring bertambahnya usia

1. Kulit telapak kaki menjadi kering dan pecah-pecah

Menurunnya kadar lemak dan kolagen dengan seiring bertambahnya usia akan membuat laisan lemak dibawah kulit kaki menjadi semakin menipis. Sehingga akan mengakibatkan kulit telapak kaki harus bekerja dengan lebih ekstra ketika menahan beban tubuh. Karena tanpa adanya bantalan lemak di telapak kaki, maka akan lebih mudah merasakan kesakitan setelah seharian melakukan aktivitas.

Maka hal ini juga akan menyebabkan kulit telapak kaki menjadi kering dan mudah pecah, bahkan akan terasa gatal atau terasa panas seperti terbakar. Sehingga akan menyebabkan kapalan karena terjadinya suatu tekanan secara terus menerus.

2. Keratosis seboroik

Keratosis seboroik adalah timbulnya lesi atau suatu benjolan dengan warna yang lebih gelap daripada kulit yang ada disekitarnya. Lesi ini termasuk jinak sehingga tidak diperlukan melakukan perawatan medis, meskipun cenderung akan membuat kulit terasa gatal.

Ciri dari keratosis seboroik hampir sama dengan kanker kulit melanoma. Untuk itu apabila lesi kulit mengalami perubahan warna, ukuran ataupun bentuk, sebaiknya konsultasikan pada dokter guna untuk mencegah perkembangan penyakit.

Artikel terkait : Obat Pengapuran Sendi

3. Kuku menjadi tebal

Kuku pada lansia sangat rentan menjadi menebal dan mengeras, tetapi akan lebih rapuh. Hal tersebut terjadi pertumbuhan kuku menjadi lambat karena bertambahnya usia. Kuku yang tumbuh lambat juga bisa dipengaruhi oleh perubahan hormon. Terjadinya kuku pada jari-jari kaki juga dapat disebabkan oleh masalah kesehatan lainnya, seperti penyakit arteri perifer (PAD), hipotiroid, sirkulasi oksigen dalam tubuh yang terhambat, serta infeksi jamur pada kuku kaki.

4. Stucco keratosis

Stucco keratosis termasuk pada salah satu penyakit kaki yang pada umumnya sering dialami oleh lansia, terutama pada bagian punggung kaki dan pergelangan kaki. Kondisi stucco keratosis ini akan tampak seperti permukaan plester dengan warna yang menyerupai kulit atau lebih cerah. Pada masalah ini dapat diobati dengan perawatan pengelupasan kulit (eksfoliasi) atau krim kulit tanpa resep.

5. Radang sendi (arthritis)

Radang sendi atau yang disebut dengan arthritis merupakan penyakit pada persendian yang pada umumnya diketahui sebagai dampak dari penuaan. Osteoarthritis terjadi sebagai akumulasi dari berbagai tekanan dan juga persendian yang telah terjadi selama bertahun-tahun, dan biasanya akan menyerang pada bagian jempol kaki dan punggung kaki.

Gejala arthritis pada sendi jari kaki kemungkinan dapat memicu penyakit kaki lainnya seperti asam urat, bunion dan hammertoes. Hammertoes adalah kecacatan atau kerusakan pada sendi yang paling dekat dengan ibu jari, sedangkan bunion adalah kondisi tulang yang menonjol di sepanjang tepi kaki, terutama di sisi samping luar jempol kaki.

6. Kaki bengkak

Kaki akan rentan membengkak karena penuaan. Penyebab utamanya masih belum diketahui secara pasti, terlebih jika tidak berhubungan dengan cedera. Tetapi kaki yang mengalami bengkak tersebut diduga disebabkan oleh adanya masalah pada pembuluh vena di bagian kaki dan juga anggota tubuh lainnya secara bersamaan.

7. Bentuk dan ukuran kaki berubah

Terjadinya perubahan pada bentuk dan juga ukuran kaki merupakan efek dari penuaan, namun hal ini tidak banyak disadari. Biasanya ukuran kaki akan bertambah setengah sentimeter atau bahkan lebih. Maka tidak heran jika ukuran pada sepatu menjadi ikut berubah dengan seiring bertambahnya usia. Kondisi tersebut terjadi karena ligamen dan tendon tubuh berhenti berkembang saat di usia tua. Sehingga mengakibatkan lengkungan kaki yang cenderung untuk menurun sehingga akan membuat telapak kaki menjadi rata, tetapi panjang kaki bertambah. Dari perubahan tendon dan ligamen terebut dapat meningkatkan berbagai resiko seperti tendon sobek, tendonitis, atau ketegangan pada otot.

| Masalah Umum Yang Sering Terjadi Pada Kaki Seiring Bertambahnya Usia

Advertisements

2 thoughts on “Masalah Umum Yang Sering Terjadi Pada Kaki Seiring Bertambahnya Usia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s