Ketahui Kondisi Hip Dysplasia Pada Bayi Akibat Salah Menggendong

Menggendong memang menjadi salah satu aktivitas untuk mendekatkan orang tua dengan anaknya. Tetapi dengan posisi menggendong pada bayi harus diperhatikan dan tidak bisa sembarangan. Salah satu hal yang harus diperhatikan yaitu pada kondisi sendi antara pinggul bayi dan tulang pada bayi. Maka dari itu jangan sampai aktivitas tersebut justru menambah masalah baru yaitu kondisi Hip Dysplasia pada bayi.

cara menggendong bayi yang benar

Apa yang dimaksud dengan Hip Dysplasia pada bayi?

Hip atau yang disebut pinggul adalah bagian yang penting untuk mendukung sebagian besar berat badan dan digunakan untuk menggerakan kaki pada bagian atas sehingga bayi akan bisa jalan, naik tangga dan duduk. Kondisi hip dysplasia merupakan bentuk pada persendian antara pinggul dengan ujung tulang paha bayi yang mengalami tidak normal. Pada bagian yang terdapat di ujung tulang paha normalnya dapat masuk dengan pas ke bagian tulang pinggul. Akan tetapi bayi yang mengalami dysplasia ini, pada bagian tersebut akan bergeser tetapi tidak pada tempatnya.

Pada kondisi ini tidak akan menimbulkan rasa nyeri sehingga bayi yang mengalami hip dysplasia tidak merasakan gejalanya. Sendi antara panggul dan paha bayi masih lunak, lentr dan terbentuk tulang rawan, sehingga akan membuat pinggul bayi menjadi lebih rentan mengalami dislokasi (tulang bergeser dari posisi seharusnya) daripada pinggul orang dewasa. Apabila tidak ada pembebanan yang tidak sesuai maka akan lebih mudah untuk mengalami pergeseran.

Penyebab Hip Dysplasia

Sebenarnya penyebab hip dysplasia sampai sekarang belum diketahui secara pasti, tetapi terdapat beberapa hal yang diguga menjadi pemicu, yaitu :

  • Faktor genetik. Kondisi hip dysplasia bisa 12 kali lebih beresiko pada bayi yan memiliki salah satu anggota keluarganya atau bahkan orang tuanya mengalami hip dysplasia dulunya.
  • Posisi bayi dalam rahim. Posisi bayi sungsang akan beresiko mengalami hip dysplasia lebih besar dibandingkan bayi pada posisi normal didalam rahim ibu.
  • Tulang masih lunak. Sendi antara tulang paha dan juga pinggul yang masih lunak, sehingga mengalami beban yang memberatkan dapat mempengaruhi perubahan pada sendi dengan mudah.

Artikel terkait : Obat Pengapuran Sendi

Begini posisi menggendong bayi dan hip dysplasia

Menurut yang telah dilansir dari laman International Hip Dysplasia Institute, hip dysplasia sebenarnya tidak bisa dicegah 100%. Tetapi ada salah satu cara untuk mengurangi resiko pada seorang bayi yang mengalami kondisi tersebut, yaitu dengan cara menggendong bayi dengan benar. Karena pasalnya, cara untuk menggendong bayi dapat mempengaruhi pada perkembangan postur tubuh secara keseluruhan. Maka dari itu cara menggendong bayi yang kurang benar dapat memicu terjadinya posisi pinggul yang mengalami dislokasi lebih mudah.

Sedangkan menurut Dr. Fettweis mengemukakan bahwa menggendong bayi pada posisi yang tepat maka dapat mencegah terjadinya hip dysplasia. Maka dari itu sangatlah penting memperhatikan posisi bayi ketika digendong dengan kaki yang terpisah antara kanan dan kiri, serta posisi lutut yang berada lebih tinggi daripada sendi pinggul. Pastikan juga bagian bokong menjadi penumpu berat badan bayi.

Berikut ini posisi menggendong bayi yang ideal

Apabila Anda menggendong bayi di bagian depan, sebaiknya posisikan bayi supaya kaki membentuk huruf M. Karena dengan posisi tersebut maka akan sangat sedikit beban di persendian antara pinggul dan paha bayi. Posisi lutut juga akan sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan bokong. Bokong yang sebagai penopang utama, kondisi tersebut tidak akan membuat sendi antara pinggul dan paha menjadi terlalu berat menggantung ke bawah. Serta pastikan wajah bayi terlihat dari atas, jangan terlalu masuk ke bawah dan tertutupi dengan baju yang menggendongnya.

Berikut ini posisi menggendong bayi yang kurang tepat

menggendong bayi dengan benar

Tidak dianjurkan posisi sendi di paha menggantung. Karena posisi tersebut akan memberikan suatu tekanan yang lebih besar pada sendi pinggul dan akan beresiko menimbulkan dysplasia pinggul. Sedangkan pada gambar sebelah kanan adalah posisi yang lebih baik, karena penekanan di sendi pinggul lebih minim dibandingkan dengan posisi menggendong sebelah kiri.

Mari kita lihat cara posisi menggendong kedua

cara kedua menggendong

Untuk posisi gambar sebelah kiri sangat tidak direkomendasikan karena posisi tersebut akan memaksa kaki bayi menjadi terlalu rapat sehingga bisa meningkatkan resiko terjadinya dysplasia pinggul. Jadi prinsipnya sama seperti pada cara menggendong bayi ideal, buatlah suatu tekanan yang minim pada bagian sendi antara pinggul dan paha (khusus gendongan model sling pun). Biarkan kaki melebar ke bagian kanan dan kiri supaya posisinya menjadi stabil dan tidak akan memberatkan sendi di bagian pinggul.

Tips untuk memilih gendongan pada bayi

Memilih gendongan bayi merupakan hal yang sangat pribadi, karena hal tersebut ditentukan dari kenyamanan masing-masing. Tetapi kami akan memberikan berbagai tips untuk memilih gendongan bayi yang tepat :

  • Nyaman untuk orang tua dan bayi. Pilihlah gendongan yang nyaman bagi posisi Anda. Pilih tali yang lebar sehingga dapat menopang berat bayi. Sementara untuk bayi, pilih gendongan yang tidak menyempitkan bagian paha bayi, dan juga tidak terlalu longgar supaya bayi tidak mudah jatuh.
  • Mudah digunakan. Ketika Anda menggunakan gendongan tersebut maka Anda bisa mengaturnya sendiri tanpa bantuan orang lain. Sehingga Anda bisa memasukkan dan mengeluarkan bayi kedalam gendongan dengan mudah.
  • Kokoh. Pastikan juga tempat duduk bayi dan tali pengikatnya mampu untuk menopang berat badan bayi. Apabila Anda menginginkan gendongan untuk jangka waktu yang panjang, maka carilah gendongan yang sangat kokoh untuk menopang pertambahan berat badan bayi.
  • Mudah dibersihkan. Bayi yang suka mengeluarkan makanan dari mulutnya atau menumpahkan makanan sehingga akan sering mengotori gendongan. Maka dari itu pilih gendongan bayi yang bisa untuk dibersihkan.

| Ketahui Kondisi Hip Dysplasia Pada Bayi Akibat Salah Menggendong

Advertisements

One thought on “Ketahui Kondisi Hip Dysplasia Pada Bayi Akibat Salah Menggendong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.