Benarkah Menyusui Berpengaruh Pada Kesehatan Tulang?

Tahukah Anda bahwa ASI dibuat dari berbagai nutrisi yang ada pada tubuh ibu? Perlu diketahui bahwa salah satu nutrisi yang dibutuhkan untuk membuat ASI yaitu kalsium, yang dimana kalsium juga sangat dibutuhkan untuk kepadatan tulang sang ibu. Terjadinya kepadatan tulang yang menurun maka dapat menyebabkan seorang ibu terkena Osteoporosis ketika dimasa tuanya nanti. Tetapi, apakah benar bahwa ada hubungannya antara menyusui dan osteoporosis?

pengaruh menyusui pada kesehatan tulang

Pengaruh Menyusui Pada Kesehatan Tulang

Ternyata menyusui dapat mempengaruhi pada kesehatan tulang ibu. Pada sebuah penelitian telah membuktikan bahwa, ibu menyusui bisa kehilangan massa tulang sebanyak 3-5%. Akan tetapi massa tulang pada ibu menyusui akan kembali lagi setelah anak sudah diberi makanan padat.

Pada ibu menyusui sangat membutuhkan asupan kalsium yang lebih tinggi, maka dari itu ia membutuhkan asupan nutrisi tersebut guna untuk membuat ASI. Apabila kebutuhan kalsium sang ibu tidak dapat dipenuhi dari makanan ataupun suplemen kalsium, maka tubuh sang ibu akan mengambil kalsium dari tulang ibu. Maka dari hal inilah yang menyebabkan ibu menyusui dapat kehilangan massa tulangnya, sehingga resiko terkena osteoporosis menjadi lebih besar.

Ketika menyusui maka jumlah hormon estrogen akan menurun dan turut memperburuk pada kesehatan tulang sang ibu. Perlu diketahui bahwa hormon estrogen tersebut sangat berguna untuk melindungi tulang. Supaya tubuh ibu menyusui tidak mengambil kalsium dari tulang, maka ibu menyusui harus diperlukan untuk mencukupi kebutuhan kalsium dari luar seperti makanan atau suplemen kalsium. Jumlah kalsium pada ibu menyusui tergantung dari jumlah ASI yang diproduksi oleh ibu dan berapa lama ibu menyusui bayinya.

Artikel terkait : Obat Pengapuran Sendi

Osteoporosis pada ibu menyusui

Osteoporosis yang merupakan salah satu penyakit yang biasa diderita oleh usia lanjut. Seseorang yang mengalami osteoporosis memiliki tulang yang lemah dan mudah patah. Pada hal ini dapat terjadi karena kepadatan atau mineral tulang mengalami penurunan. Dengan menyusui yang mungkin bisa menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya osteoporosis, dikarenakan ibu menyusui akan menekan metabolisme kalsium sehingga dapat langsung memenuhi metabolisme tulang.

Ada sebuah penelitian dalam jurnal Maturitas menyatakan bahwa ibu menyusui dengan jangka waktu lama lebih dari satu tahun maka dapat membuat ibu beresiko osteoporosis. Tetapi, menurut penelitian yang telah dilakukan oleh Okyay pada tahun 2013 menyatakan bahwa paritas tinggi (memiliki anak banyak) juga dapat beresiko perlindungan terhadap osteoporosis.

Sedangkan pada sebuah penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa asupan makan dapat membantu mengimbangi pada resiko ini. Bahkan penelitian yang telah melibatkan sebanyak 1231 wanita menopause bahwa pada wanita dengan kadar vitamin D rendah atau memiliki asupan kalsium kurang dari 800 mg per hari, maka akan beresiko pada kesehatan tulang yang buruk.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh ibu menyusui supaya terhindari dari osteoporosis?

Dapat disimpulkan dari semua hasil penelitian bahwa pada pemenuhan kebutuhan vitamin D dan kalsium dapat mengurangi resiko terkena osteoporosis. Dengan mencukupi asupan kalsium dan vitamin D tersebut pada massa kehamilan maupun menyusui maka tubuh tidak akan mengambil kalsium dari tulang sehingga kepadatan tulang akan tetap terjaga.

Tetapi tidak hanya pada saat menyusui saja, pemenuhan kebutuhan asupan kalsium dan vitamin D juga akan tetap diperlukan selepas ibu menyusui guna untuk perbaikan tulang. Sehingga Anda dapat membantu diri sendiri dari resiko osteoporosis dan mencegah terjadinya osteoporosis.

Baca juga :

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s