Benarkah Kosumsi Gula Berlebih Menyebabkan Tulang Keropos?

Tulang keropos atau Osteoporosis adalah penyakit yang berhubungan pada kesehatan tulang dan identik terjadi pada orang yang telah memasuki usia lanjut. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa orang yang masih tergolong usia muda juga bisa terkena osteoporosis?

Menurut WHO mengemukakan bahwa untuk saat ini terdapat sekitar 200 juta orang yang mengalami osteoporosis di dunia. Bahkan diperkirakan pada tahun 2050, kasus patah pinggul akan meningkat 2 kali lipat pada perempuan, dan 3 kali lipat pada laki-laki. Laporan dari WHO, dampak dari osteoporosis tersebut menyebabkan adanya kejadian patah tulang yang mungkin saja dapat menyebabkan kecacatan seumur hidup atau bahkan mengalami kematian.

konsumsi gula menyebabkan osteoporosis

Gula yang dapat membahayakan kesehatan tubuh dengan cara meningkatkan berat badan sehingga beresiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, gigi busuk, dapat mempengaruhi perilaku atau kognisi pada anak-anak, bahkan dapat menyebabkan ancaman pada kesehatan tulang. Gula yang merupakan jenis karbohidrat sederhana yang memiliki indeks glikemik tinggi. Bahkan gula dapat mudah diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi gula darah.

Apabila seseorang mengonsumsi gula dengan jumlah yang banyak dan dalam jangka waktu yang lama, maka ia akan mengalami kekurangan berbagai vitamin dan mineral. Selain itu juga, gula tidak memiliki zat gizi berupa karbohidrat. Biasanya makanan atau minuman manis tidak banyak memiliki gizi yang baik, dan memiliki sedikit kandungan vitamin dan juga mineralnya. Maka dari itu, orang yang menyukai makanan manis, dan mencapai 20% vitamin dan mineral.

Dampak Buruk Konsumsi Gula Terhadap Tulang

  • Dapat menurunkan kadar vitamin dan mineral

Seperti yang telah dijelaskan diatas, mengonsumsi gula secara berlebih dapat menurunkan kadar vitamin dan juga mineral dalam tubuh. Gula yang tidak memiliki zat gizi, dan biasanya makanan atau minuman yang manis tidak banyak memiliki zat gizi yang baik bagi tubuh serta kurang kandungan vitamin dan juga mineral. Oleh karena itu, seseorang yang suka mengonsumsi makanan manis sangat rentan mengalami kekurangan asupan vitamin sekitar 20%, termasuk mineral, kalsium, fosfor, dan vitamin D, yang memang kandungan tersebut berperan sangat penting untuk kesehatan tulang. Kandungan kalsium sangat bermanfaat guna untuk membuat tulang padat dan kuat. Saat tubuh mengalami kekurangan kalsium, maka tidak ada lagi yang dapat menguatkan tulang sehingga akan mudah keropos serta rapuh.

Artikel terkait : Obat Pengapuran Sendi

  • Dapat mempengaruhi pH tubuh

Ketika seseorang mengonsumsi gula secara berlebih, maka gula darah akan meningkat dengan cepat. Hal tersebut tidak hanya dapat menyebabkan resiko meningkatnya kejadian diabetes mellitus, tetapi juga akan berpengaruh pada pH tubuh. Tubuh akan berusaha untuk menormalkan pH dengan cara melepaskan kalsium. Sedangkan pada cadangan kalsium terbesar yang disimpan pada tulang, dari total jumlah kalsium yang ada pada tubuh sebanyak sekitar 99% yang terdapat pada tulang. Hal tersebut tentu saja akan membuat tulang menjadi rapuh serta tidak akan kuat dan kemudian mengalami pengeroposan tulang atau osteoporosis. Jika mengonsumsi gula lebih dari 20% dari jumlah yang telah dianjurkan maka akan dapat menghilangkan cukup banyak jumlah kalsium yang ada pada tubuh.

  • Dampak mempengaruhi penyerapan magnesium dalam tubuh

Tidak hanya dapat menurunkan jumlah asupan kalsium yang ada pada tubuh, tetapi mengonsumsi gula berlebih ternyata juga dapat menghambat proses penyimpanan magnesium dalam tubuh. Hal ini dapat menyebabkan jumlah magnesium akan menurun. Magnesium adalah salah satu kandungan mineral yang sangat dibutuhkan guna untuk menjaga kesehatan tulang. Jika tanpa adanya kandungan magnesium, maka tubuh tidak akan bisa menyerap dan juga menyimpan kalsium dalam tubuh, merangsang kalsitonin yaitu hormon yang berfungsi untuk menyerap kalsium yang berasal dari darah dan disimpan pada jaringan tulang, mengubah kandungan vitamin D menjadi provitamin D supaya dapat menyerap kalsium, mengatur transportasi kalsium didalam tubuh, dan mengaktifkan enzim untuk membentuk tulang yang baru.

Perlu kita sadari akan hal ini, bahwa bahaya makanan manis dengan kadar gula yang tinggi maka dapat membahayakan tubuh. Oleh karena itu, sangat diperlukan dalam membatasi asupan gula atau pemanis buatan guna untuk menjaga tulang supaya sehat dan tetap kuat.

Baca juga : Ketahui Penyebab Osteoporosis yang Menyerang Di Usia Muda

| Benarkah Kosumsi Gula Berlebih Menyebabkan Tulang Keropos?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s