Benarkah Bayi Prematur Beresiko Terkena Osteoporosis Saat Dewasa?

Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah salah satu masalah kesehatan yang disebabkan oleh kurangnya produksi hormon estrogen dalam tubuh. Menurut para ahli mengungkapkan bahwa penyakit osteoporosis ini biasanya ditandai oleh hilangnya kepadatan pada tulang sehingga akan membuat tulang menjadi sangat rentan patah atau tidak kuat saat menahan benturan keras.

benarkah bayi prematur beresiko osteoporosis

Menurut penelitian yang telah dilakukan bahwa bayi yang lahir prematur akan sangat rentan beresiko menderita osteoporosis ketika mereka dewasa nanti. Dikutip dari techtimes.com, bahwa bayi yang lahir prematur akan beresiko mengalami osteoporosis karena bayi tersebut memiliki asupan kalsium dan juga zat besi dengan jumlah yang sedikit ketika sedang berada didalam kandungan.

Pada selama minggu-minggu terakhir masa kehamilan, ibu akan menyalurkan kalsium pada janin dalam kandungan bertujuan untuk meningkatkan pembentukan tulang anak. Tetapi saat bayi lahir prematur, maka proses transfer nutrisi itu terputus sebelum pada waktunya sehingga akan mengakibatkan perkembangan tulang lemah ketika ia dewasa nanti.

Artikel terkait : Obat Pengapuran Sendi

Hubungan antara bayi lahir prematur dengan osteoporosis

Pada bayi yang tumbuh kembang secara optimal dalam kandungan akan memerlukan asupan sebanyak 200 mg kalsium dari ibu selama tahap akhir masa kehamilan hingga kelahiran. Saat bayi lahir prematur, maka proses transfer nutrisi akan berhenti sebelum waktunya sehingga akan mengakibatkan perkembangan tulang yang lemah ketika sudah dewasa nanti. Penelitian juga menemukan bahwa akibat dari transfer kalsium yang tidak lengkap, maka bayi prematur akan bertumbuh dengan puncak yang lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang lahir dengan kehamilan yang cukup bulan.

Tetapi menurut penelitian juga menyatakan bahwa bayi yang lahir dengan cukup bulan tapi memiliki berat badan yang rendah juga bisa mengalami peningkatkan resiko osteoporosis. Menurut studi yang telah dilakukan bahwa bayi lahir prematur dengan berat badan yang rendah, dan juga bayi yang cukup bulan tetapi tubuhnya tergolong kecil untuk usia kehamilan sang ibu, maka akan memiliki massa tulang yang lebih rendah dibandingkan dengan golongan kontrol yang lahir dengan cukup bulan beserta berat badan yang normal.

Bagaimana cara mencegah osteoporosis pada bayi prematur?

Puncak dari masa tulang yaitu faktor penentu utama yang memiliki tanggung jawab terhadap resiko pengembangan osteoporosis. Berdasarkan perhimpunan Osteoporosis Indonesia tahun 2007, bahwa wanita yang menderita osteoporosis sebanyak sekitar 32.3%, sedangkan pada pria sekitar 28.8%, yang artinya wanita lebih besar memiliki resiko terkena osteoporosis dibandingkan dengan pria.

Cara untuk mencegah resiko terkena osteoporosis yaitu lakukan dengan gaya hidup sehat seperti mengonsumsi makanan yang sehat serta rutin melakukan olahraga untuk membangun kekuatan pada tulang. Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium, vitamin D, protein, serta dipadukan dengan olahraga maka dapat membantu bayi lahir prematur dan juga berat badan yang rendah untuk mengurangi resiko patah tulang dikemudian hari.

Kandungan kalsium yang merupakan nutrisi yang paling penting untuk mencapai puncak masa tulang. Dengan cukupnya kandungan kalsium maka dapat mencegah serta mengatasi osteoporosis. Kalsium yang tidak dibuat dari dalam tubuh maka dari itu harus diserap dari makanan. Untuk tubuh bisa menyerap kalsium secara efektif, tubuh juga membutuhkan asupan vitamin D, yang bisa didapatkan dari paparan sinar matahari atau diet sehat.

| Benarkah Bayi Prematur Beresiko Terkena Osteoporosis Saat Dewasa?

Related post : Ketahui Penyebab Osteoporosis yang Menyerang Di Usia Muda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s