Waspada Tanda dan Gejala Gangguan Tortikolis

Tortikolis atau bisa disebut dengan tengleng adalah suatu gangguan pada bagian otot leher yang mengakibatkan kepala menjadi terlihat memutar ke samping. Pada umumnya setiap orang pernah mengalami kesulitan saat akan membelokkan kepala ke salah satu sisi terutama setelah bangun tidur. Tortikolis sering terjadi pada orang paruh baya dan pada perempuan. Dalam bahasa medis gejala tersebut disebut dengan nama Cervical Dystonia.

tortikolis

Tortikolis disebabkan karena adanya kekakuan pada leher. Meskipun kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya selama beberapa hari tetapi alangkah baiknya untuk konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan secara tepat serta dapat membantu dalam mengurangi kondisi tersebut.

Artikel terkait : Obat Pengapuran Sendi

Penyebab Tortikolis

Penyebab terjadinya tortikolis beragam, yaitu dapat disebabkan oleh kerusakan pada otot leher, tulang belakang bagian atas, bahkan terjadinya kerusakan pada sistem saraf. Selain adanya trauma, kerusakan tersebut kemungkinan akan timbul karena adanya infeksi, kelemahan ligamen, radang bantalan tulang belakang, jaringan parut, serta tumor. Namun adanya faktor genetik juga dapat beresiko karena adanya kelainan pada gen.

Perlu Anda ketahui juga, pada bayi juga dapat beresiko mengalami tortikolis apabila terdapat kelainan pada posisi leher ketika masih berada didalam rahim. Posisi leher yang salah tersebut dapat mengakibatkan kerusakan pada otot leher atau bahkan terganggunya aliran darah pada leher dengan seiringnya perkembangan bayi didalam rahim.

Terlepas dari penyebab tersebut, kondisi tortikolis juga dapat terjadi tanpa adanya penyebab. Kondisi ini disebut sebagai tortikolis idiopatik. Selain akan mengganggu pada tampilan penderita, tortikolis juga dapat menyebabkan gejala seperti berikut :

  • Terbatasnya gerakan pada kepala
  • Sakit bagian leher
  • Kaku pada otot leher
  • Bengkak pada otot leher
  • Sakit kepala
  • Tremor kepala
  • Salah satu sisi bahu akan terlihat lebih tinggi

Diagnosis

Selain dengan adanya tanda-tanda yang tampak pada penderita dan gejala yang dirasakan maka telah dilakukan pemeriksaan fisik pada penderita. Adanya sejumlah metode yang dapat membantu dalam mendiagnosis tortikolis. Dari pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan cara pemindaian leher dengan X-ray atau CT scan, pemindaian otak dnegan MRI scan, dan elektromiogram (EMG). Atau dengan tes darah juga dapat dilakukan untuk mencari yang terkait dengan tortikolis.

Penanganan Tortikolis

Tortikolis dapat diatasi dengan melakukan pemijatan atau mengompres dengan menggunakan air hangat. Penggunaan obat juga berfungsi dapat mengurangi kakunya otot dan pergerakan diluar sadar serta dapat membantu dalam meringankan rasa nyeri karena kejang. Atau ada beberapa penanganan lainnya yaitu dengan cara :

  • Pemberian suntikan botox dan latihan peregangan pada bagian otot yang terkait terutama pada kasus yang telah kronis.
  • Pemberian antibiotik bagi yang disebabkan oleh infeksi.
  • Dilakukan operasi tulang belakang pada kasus cedera yang telah mengakibatkan tulang menjadi terkilir.
  • Terapi posisi dan peregangan pasif yang terjadi pada bayi dan anak-anak.

| Waspada Tanda dan Gejala Gangguan Tortikolis

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s